4 Cara Membuat Dinding Ekspos yang Estetik

Cara Membuat Dinding Ekspos yang Esteti

Siapa yang tidak terpesona dengan tampilan dinding ekspos yang begitu estetik? Meski ada yang menganggapnya terlalu sederhana, bagi sebagian lainnya dinding ekspos jelas menghadirkan suasana industrial yang sangat menarik untuk digunakan. Jika kamu tertarik membuatnya, Mortar Utama punya informasi lengkap mengenai cara membuat dinding ekspos dengan benar. 

Pasalnya memiliki dinding ekspos di rumah dapat memberikan sentuhan unik yang sulit untuk diabaikan. Dinding ini tidak hanya memberikan kesan industri modern yang menarik, tetapi juga mencerminkan kekuatan dan ketahanan material dasar yang digunakan. Supaya kamu bisa membuatnya dengan benar, mari langsung saja simak cara-caranya di bawah ini!

Apa Itu Dinding Ekspos?

Dinding ekspos adalah teknik desain interior yang mengungkapkan atau mengekspos struktur bangunan yang biasanya tersembunyi di balik lapisan finishing seperti cat, wallpaper, atau panel. 

Dengan menghilangkan lapisan finishing tersebut, kamu dapat melihat material dasar bangunan seperti beton, bata, atau batu alam yang digunakan. Mengekspos material bangunan tersebut juga bukan hal buruk karena interior kamu justru akan terlihat autentik. Jika kamu menginginkan suasana alam yang sangat dekat atau desain interior dengan industrial kuat maka menggunakan teknik dinding ekspos adalah jawaban yang tepat!

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Dinding dengan Mudah

Keunggulan Menggunakan Dinding Ekspos

Dinding ekspos menjadi pilihan menarik bagi banyak orang yang ingin memberikan sentuhan unik dan modern pada desain interior mereka. Bukan hanya menarik karena penampilan yang estetik, teknik satu ini punya banyak keunggulan yang patut diketahui. Beberapa keunggulannya ialah sebagai berikut.

1. Kekuatan dan Ketahanan yang Baik

Material dasar yang digunakan pada dinding ekspos memiliki kekuatan dan ketahanan yang baik. Hal ini membuat dinding ekspos menjadi pilihan yang tahan lama dan tidak mudah rusak. kamu pun jadi tidak perlu khawatir tentang perawatan yang rumit atau penggantian material secara berkala.

2. Fleksibilitas Desain yang Luas

Dinding ekspos dapat disesuaikan dengan berbagai gaya desain interior. Mulai dari yang minimalis hingga bergaya industri, kamu bisa menyesuaikan penampilan dinding ekspos dengan selera dan kebutuhan ruangan. Fleksibilitas ini memungkinkan kamu untuk berkreasi tanpa batasan yang kaku.

3. Penghematan Biaya dalam Jangka Panjang

Pemakaian dinding ekspos dapat menghemat biaya dalam jangka panjang. Ketahanannya membuat kamu tak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk lapisan finishing atau perawatan khusus lainnya. Hal ini membuat dinding ekspos menjadi pilihan yang efisien secara finansial.

4. Perawatan yang Mudah

Dinding ekspos bahkan cenderung lebih mudah dirawat dibandingkan dinding yang dilapis dengan lapisan finishing tertentu. Kamu hanya perlu membersihkannya secara berkala dari debu atau kotoran tanpa perlu khawatir tentang perawatan khusus yang rumit. 

Baca Juga: Cara Membuat Dinding Ekspos yang Estetik

4 Cara Membuat Dinding Ekspos Estetik

Membuat dinding ekspos yang estetik membutuhkan ketelitian dan perencanaan yang matang. Apabila ini pertama kalinya kamu membuat dinding ekspos, coba perhatikan dahulu bagaimana cara membuatnya melalui penjelasan berikut. 

1. Menentukan Area untuk Pembuatan Dinding

Langkah awal yang penting dalam pembuatan dinding ekspos adalah menentukan area yang tepat. Kamu perlu memilih area yang strategis dan dapat menarik perhatian. Sebagai contoh, kamu bisa memilih area dinding di tengah-tengah ruangan agar bisa menjadi fokus utama saat memasuki ruangan atau area lain yang ingin ditekankan keindahannya. Pastikan juga area yang dipilih memiliki struktur bangunan yang kuat sehingga area dinding tersebut bisa diekspos.

2. Memplester Permukaan Dinding dengan Merata

Setelah area ditentukan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan ialah memplester permukaan dinding dengan merata. Pilihlah jenis mortar atau plesteran yang sesuai dengan jenis dinding yang kamu miliki. Pastikan plesteran diterapkan secara merata dan rapi untuk menghasilkan permukaan yang mulus untuk proses selanjutnya.

3. Melakukan Pengacian

Setelah plesteran mengering dengan baik, lanjutkan proses dengan pengacian atau penghalusan permukaan dinding. Gunakan ampelas halus untuk menghaluskan permukaan plesteran agar mendapatkan hasil akhir yang lebih mulus. Proses pengacian ini sangat penting untuk mendapatkan tampilan dinding ekspos yang estetik dan menawan.

4. Melakukan Finishing dan Evaluasi Terakhir

Proses pembuatan dinding ekspos sebenarnya sudah selesai apabila kamu selesai melakukan pengacian dengan baik. Namun jika ingin mendapatkan permukaan dinding ekspos yang lebih halus, terdapat empat teknik finishing yang bisa dipilih. Berikut teknik dan penjelasannya masing-masing: 

a. Polished Concrete Wall (Dinding Beton Poles)

Dinding beton poles adalah teknik finishing yang memberikan tampilan permukaan beton yang dipoles dan mengilap. Prosesnya melibatkan penggilingan dan polesan khusus pada beton untuk menghasilkan tampilan yang halus dan mengilap seperti marmer. Teknik ini cocok untuk ruangan yang menginginkan kesan modern, elegan, dan bersih.

b. Seamless Concrete (Beton Tanpa Sambungan)

Beton tanpa sambungan adalah teknik finishing yang menciptakan tampilan permukaan beton yang homogen dan tanpa sambungan yang terlihat. Proses pemasangannya dilakukan dengan cermat dan hati-hati untuk menghasilkan tampilan yang rapi dan bersatu. Teknik ini cocok untuk ruangan yang ingin terlihat minimalis, bersih, dan terstruktur dengan baik.

c. Fibre Cement (Beton Serat)

Beton serat mengacu pada teknik finishing yang menggunakan campuran beton dengan serat-serat tambahan, seperti serat fiberglass atau serat lainnya. Penggunaan serat tambahan berguna untuk meningkatkan kekuatan dan tampilan estetik dinding. Teknik ini membuat dinding lebih tahan terhadap tekanan dan retak serta memberikan tekstur yang menarik. Cocok untuk ruangan dengan kebutuhan kekuatan tambahan dan tampilan tekstur yang menarik.

d. Faux Concrete Wall (Dinding Palsu Beton)

Dinding palsu beton merupakan teknik finishing yang menggunakan material lain, seperti cat atau panel khusus, untuk meniru tampilan beton pada dinding. Teknik ini memberikan kesan visual yang mirip dengan beton asli tanpa harus menggunakan material beton sejati. Cocok untuk ruangan yang ingin tampilan beton namun dengan biaya dan pemasangan yang lebih efisien.

Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan dengan teliti, kamu jelas dapat menciptakan dinding ekspos yang estetik dan memikat di dalam ruangan. Perencanaan yang matang, pemilihan material yang tepat, dan perawatan rutin akan memastikan bahwa dinding ekspos tetap dapat dipertahankan keindahannya dalam jangka waktu yang panjang. 

Untuk hasil yang lebih maksimal dan efisien, kamu dapat menggunakan produk Mortar Utama untuk solusi dinding. Tersedia berbagai pilihan yang bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan dalam menciptakan dinding yang kokoh. Tunggu apa lagi? Dapatkan Mortar Instan siap pakai berkualitas hanya di Mortar Utama dan wujudkan dinding ekspos impian kamu dengan mudah. 

Share artikel ini:

Facebook
Twitter
LinkedIn
No tags found for this post.

Mortar Utama

PT Cipta Mortar Utama merupakan pelopor dan perusahaan nasional yang memproduksi mortar siap pakai menggunakan teknologi modern. Komitmen kami tidak hanya terbatas pada kualitas produk, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.

Inspirasi Lainnya