4 Cara Mengatasi Dinding Rumah yang Retak dengan Baik

Cara Mengatasi Dinding Rumah yang Retak

Dinding rumah yang retak dapat mengakibatkan banyak masalah, khususnya ketika musim hujan tiba. Keretakan dinding meski sedikit saja dapat menyebabkan kebocoran dan kelembapan pada seluruh ruangan. Jika dibiarkan maka kebocoran dapat menyebar dan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Itu sebabnya selagi retakan belum menyebar, pastikan kamu tahu cara mengatasi dinding rumah yang retak dengan baik. 

Jika tak yakin, tentu kamu selalu bisa mengandalkan bantuan dari jasa profesional. Kontraktor yang berpengalaman pasti bisa melakukan perbaikan yang tepat. Meski demikian, kamu tetap perlu mempelajari cara memperbaiki dinding retak agar bisa mengatasi kasus yang sederhana dengan segera. Temukan informasi lengkapnya di bawah ini!

Mengapa Dinding Tembok Rumah Bisa Retak?

Dinding rumah yang retak bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih dalam. Untuk bisa memperbaikinya, tentu kamu perlu memahami penyebabnya secara menyeluruh. Kalau begitu coba pelajari informasi lengkapnya berikut ini. 

1. Usia Bangunan Sudah Tua

Usia bangunan yang sudah tua tentu bisa menyebabkan keretakan pada dinding. Seiring berjalannya waktu, struktur bangunan tidak lagi berada pada ketahanan awal, melainkan cenderung mengalami penurunan kualitas. Apa lagi selama berdiri bertahun-tahun, bangunan tersebut sudah mengalami berbagai hal. Bertahan dalam cuaca buruk seperti panas terik, hujan lebat, banjir, gempa, dan lain sebagainya. 

2. Adanya Bencana Alam yang Tak Terhindarkan

Bencana alam seperti gempa bumi atau banjir juga bisa menjadi penyebab retaknya dinding tembok rumah. Tekanan yang ditimbulkan oleh bencana alam ini dapat merusak struktur bangunan dan menyebabkan retakan pada dinding. Baik bangunan lama ataupun baru, keretakan bisa terjadi apabila terus-menerus dihantam dengan bencana alam yang dahsyat.

3. Area Bangunan yang Lembap Secara Terus-menerus

Kelembapan yang tinggi dalam area bangunan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan struktural pada dinding. Air yang meresap ke dalam dinding jelas akan mengakibatkan material yang keras menjadi lunak dan mudah retak.

4. Fondasi Tanah di Rumah Mengalami Penurunan

Penurunan fondasi tanah di sekitar rumah juga dapat menyebabkan dinding retak. Ketika tanah di sekitar bangunan mengalami perubahan, seperti pembusukan atau pengendapan, fondasi rumah bisa menjadi tidak stabil, hingga akhirnya menyebabkan dinding menjadi retak.

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Plesteran dan Acian Dinding

5. Penyusutan Plester

Penyusutan plester pada dinding bisa ikut mengambil bagian dalam menyebabkan keretakan pada dinding tembok rumah. Plester yang diberikan dengan tidak merata atau menggunakan plester yang kurang berkualitas dapat menyebabkan retakan seiring waktu. Selain itu faktor cuaca yang ekstrem juga dapat memengaruhi penyusutan plester dan menyebabkan dinding menjadi retak.

6. Akar Tumbuhan yang Merambat ke Dinding Rumah

Selain semua penyebab yang sudah disebutkan di atas, kamu perlu mewaspadai tumbuhan yang tertanam di sekitar rumah. Pasalnya tumbuhan dengan akar yang besar dapat membuat struktur tanah rumah berantakan. 

Belum lagi kalau ada tumbuhan dengan akar yang merambat ke seluruh dinding rumah. Meski terlihat alami dan estetis, bila tidak diatur dengan baik maka akar tumbuhan bisa menjadi sumber tekanan yang menyebabkan keretakan dinding. 

7. Pembangunan Awal Tidak Dilakukan dengan Baik

Salah satu faktor yang sering kali terlupakan adalah kesalahan dalam pembangunan awal. Jika pembangunan tidak dilakukan dengan baik, seperti penggunaan teknik yang salah atau kurangnya pemilihan material yang tepat, hal ini dapat menyebabkan dinding menjadi retak pada kemudian hari.

8. Material yang Digunakan Tidak Cukup Berkualitas

Terakhir, penggunaan material yang tidak cukup berkualitas juga bisa menjadi penyebab retaknya dinding tembok rumah. Material yang kurang tahan terhadap tekanan atau perubahan kondisi lingkungan dapat mengalami kerusakan lebih cepat sehingga tak heran kalau keretakan bisa terjadi.

4 Cara Mengatasi Dinding Rumah yang Retak

Setelah mengidentifikasi penyebab-penyebab dinding tembok rumah yang bisa retak, penting untuk mencari solusi yang efektif agar masalah tersebut dapat diatasi dengan baik. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi dinding tembok rumah yang retak.

1. Melakukan Plester

Saat melihat retakan pada dinding, kamu bisa mencoba mengatasinya dengan melakukan plester ulang. Tindakan ini dilakukan dengan mengaplikasikan lapisan plester baru secara merata pada dinding yang mengalami retak. Proses plester bertujuan untuk mengisi celah-celah yang terbentuk dan mengembalikan kekuatan struktural dinding.

2. Menggunakan Wall Filler

Wall filler atau filler dinding mengacu pada bahan yang digunakan untuk mengisi celah maupun retakan pada dinding. Bahan ini memiliki tekstur yang tebal dan mudah diaplikasikan sehingga kamu tak perlu khawatir saat ingin menggunakannya. Penggunaan wall filler banyak membantu menyamarkan retakan dan membuat permukaan dinding tampak lebih rata sekaligus mulus.

3. Melakukan Perawatan Secara Berkala

Selain melakukan perbaikan ketika dinding sudah retak, penting juga untuk melakukan perawatan secara berkala terhadap dinding tembok rumah. Perawatan ini dapat berupa pembersihan, pengecatan ulang, atau perbaikan kecil jika ditemukan retakan baru. Perawatan secara berkala dapat membantu mencegah retakan yang lebih parah pada masa mendatang.

4. Konsultasikan kepada Profesional

Jika dinding tembok rumah mengalami retak yang parah atau sulit untuk diatasi sendiri, sebaiknya konsultasikan kepada profesional. Ahli konstruksi atau tukang bangunan pasti dapat memberikan solusi yang tepat dan melakukan perbaikan yang diperlukan secara profesional. Konsultasi kepada profesional juga penting untuk mengidentifikasi penyebab retak yang lebih kompleks dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

Baca Juga: Cara Memperbaiki Lantai Keramik Terangkat ke Atas

3 Cara Melakukan Pencegahan Dinding Tembok Retak

“Mencegah lebih baik daripada mengobati” selalu jadi pepatah yang dipegang di berbagai bidang pekerjaan, tak terkecuali dalam perawatan rumah. Supaya keretakan tidak terjadi lagi, kamu bisa mulai melakukan beberapa cara berikut. 

1. Lakukan Perencanaan yang Menyeluruh

Ketika akan melakukan pembangunan ulang atau renovasi, pastikan kamu sudah melakukan perencanaan yang menyeluruh. Jangan mengulang kesalahan yang sama dengan merencanakannya setengah-setengah atau bahkan sembarangan. 

Jika perlu, kamu bisa menggunakan jasa arsitek dan kontraktor kredibel untuk memastikan hasil yang sempurna sesuai keinginan. Mereka juga pasti akan mempertimbangkan dari banyak faktor penentu sehingga tak ada lagi keretakan atau kebocoran yang dapat mengganggu kenyamanan di rumah. 

2. Gunakan Material yang Berkualitas

Penggunaan material berkualitas merupakan faktor kunci dalam pencegahan dinding tembok retak. Pastikan untuk menggunakan bahan bangunan yang tahan terhadap tekanan, cuaca ekstrem, dan perubahan kondisi lingkungan. Material yang berkualitas jelas akan lebih tahan lama dan mengurangi risiko keretakan pada dinding.

3. Cari Tahu Beban Maksimal Dinding

Mengetahui beban maksimal yang dapat ditahan oleh dinding merupakan langkah penting dalam mencegah dinding tembok menjadi retak. Pastikan bahwa struktur dinding memiliki daya dukung yang cukup untuk menahan beban yang diberikan, seperti beban atap, lantai, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Keretakan pada dinding tembok jelas akan sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas seluruh anggota keluarga di rumah. Itu sebabnya sangat penting untuk memahami cara-cara mengatasi dinding rumah yang retak secara menyeluruh. 

Semoga penjelasan di atas dapat membantu kamu mengatasi keretakan dinding dengan baik dan benar. Dari plester ulang hingga perencanaan yang menyeluruh, kamu bisa mencoba mengaplikasikan cara-cara memperbaiki dinding tembok rumah yang retak tersebut. 

Namun untuk hasil yang lebih optimal dan berkualitas, kamu dapat mempertimbangkan penggunaan produk Mortar Utama untuk dinding retak. Mortar instan ini dapat membantu memperbaiki retakan pada dinding dengan cepat dan efektif, sambil memberikan kekuatan tambahan pada struktur dinding. 

Jangan ragu untuk mencoba mortar instan berkualitas dari Mortar Utama untuk memastikan dinding rumahmu tetap kokoh dan indah. Dapatkan Mortar Instan siap pakai berkualitas hanya di Mortar Utama sekarang juga!

Share artikel ini:

Facebook
Twitter
LinkedIn
No tags found for this post.

Mortar Utama

PT Cipta Mortar Utama merupakan pelopor dan perusahaan nasional yang memproduksi mortar siap pakai menggunakan teknologi modern. Komitmen kami tidak hanya terbatas pada kualitas produk, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.

Inspirasi Lainnya